Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Desember 2009

“Manusia Optimis vs Manusia Pesimis”

ORANG OPTIMIS BUKANLAH ORANG YANG KARENA MELIHAT JALAN MULUS DI HADAPANNYA, TETAPI ORANG YANG YAKIN 100% DAN BERANI UNTUK MENGATASI SETIAP TANTANGAN YANG MENGHADANG.

         Ada 2 macam manusia dalam menyikapi hidup ini, satu sikap orang yang pesimis dan ke-dua adalah orang yang bersikap optimis.

         Tipe pertama orang pesimis, bagi orang pesimis kehidupannya lebih banyak dikuasai oleh pikiran yang negatif, hidup penuh kebimbangan dan keraguan, tidak yakin pada kemampuan diri sendiri, kepercayaan dirinya mudah goyah dan mudah putus asa kalau menemui kesulitan atau kegagalan, selalu mencari alasan dengan menyalahkan keadaan dan orang lain sebagai proteksi untuk membenarkan dirinya sendiri, padahal di dalam dirinya dia tahu bahwa betapa rapuh mentalnya, orang pesimis lebih percaya bahwa sukses hanyalah karena kebetulan, keberuntungan atau nasib semata. Tentu orang dengan sikap mental pesimis seperti ini, dia telah mengidap penyakit miskin mental, jika mental kita sudah miskin, maka tidak akan mampu menciptakan prestasi yang maksimal dan mana mungkin nasib jelek bisa dirubah menjadi lebih baik

Tipe ke 2 adalah orang optimis, bagi orang yang memiliki sikap optimis, kehidupannya didominasi oleh pikirannya yang positif, berani mengambil resiko, setiap mengambil keputusan penuh dengan keyakinan dan kepercayaan diri yang mantap. orang optimis bukanlah karena melihat jalan mulus di hadapannya, tetapi orang yang mempunyai keyakinan 100% dalam melaksanakan apa yang harus diperjuangkan, orang optimis tahu dan sadar bahwa dalam setiap proses perjuangannya pasti akan menghadapi krikiil -krikil kecil ataupun bebatuan besar yang selalu menghadang !
Orang optimis siap dan berani untuk mengatasi masalah atau kesulitan yang merintanginya, Bahkan disaat mengalami kegagalan sekalipun tidak akan membuat dia patah semangat, karena dia tau ada proses pembelajaran disetiap kegagalan yang dia alami.
Tentu orang yang punya sikap mental optimis demikian adalah orang yang memiliki kekayaan mental. dan Hanya orang yang mempunyai kekayaan mental, yang mampu mengubah nasib jelek menjadi lebih baik.
Jika anda, saya dan kita semua secara bersama-sama mampu membangun kekayaan mental dengan berkesinambungan, mampu menjalani hidup ini dengan optimis dan aktif, tentu secara langsung akan berpengaruh pada kehidupan kita pribadi serta kehidupan keluarga, dan dari kehidupan keluarga -keluarga yang semangat, optimis dan aktif akan mempengaruhi kehidupan masyarakat secara luas, yang pada akhirnya akan menjadi kekuatan sinergi sebagai kontributor dalam membangun Indonesia sekaligus mengembalikan jati diri bangsa! Kalau bukan kita yang membangun Indonesia, lalu siapa?
Salam konteks optimis dan pesimis, demikian pula dengan perokok, ada 3 macam perokok:
a.Perokok yang hanya mempunyai rokok dan tidak mempunyai korek api à type ini disebut perokok Optimis.
b.Perokok yang hanya mempunyai korek api dan tidak mempunyai rokok (diharapkan meminta kepada pihak lain) à type ini disedbut perokok Pesimis.
c.Perokok yang kecanduan merokok dan tidak mempunyai rokok maupun korek api à type perokok ini disebut “ Pengemis “.


Salam sukses !

Kamis, 12 November 2009

“KEKUATAN MIMPI PART II”




Suatu saat, ketika saya sedang menghadiri Musyawarah Kerja Nasional Ikatan Himpunan Mahasiswa Statistika Indonesia XI di Bogor, ketika pembukaan dari pihak panitia ada sebuah training dimana pada saat itu dipandu oleh seorang trainer yang sangat berpengalaman. Disela-sela training, trainer bercerita tentang betapa hebatnya kekuatan mimpi……
Ada sebuah cerita, dimana cerita ini merupakan cerita yang benar-benar terjadi di masyarakat. Suatu ketika ada seseoarang yang berpenghasilan pas-pasan yang ingin menyempurnakan rukun Islamnya. Keinginan itu semakin menggebu-gebu saat melihat dari sanak saudarnya yang berangkat ke Tanah Suci untuk ibadah haji….suatau saat orang ini punya inisiatif untuk membuat sebuah celengan kecil yang terbuat dari sisa tempat kue Khong Guan yang diperolehnya waktu lebaran kemaren….
Uniknya celengan ini bukan seperti celengan biasanya,,yang hanya ada lubang di bagian atas….orang tersebut lebih kreatif mungkin ini berawal dari kekuatan mimpi beliau yang ingin menyempurnakan ibadahnya yang kemudian Allah memberikan jalan baginya. Apa yang terjadi pada celengan itu??? Beliau menggambar celengan tersebut dengan gambar Ka’bah…alias miniature dari Ka’bah. Tidak hanya berhenti disini mimipi beliau. Sebelum memasukkan uang ke dalam celengan tersebut, beliau mengitari /mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali dengan berlawanan arah jarum jam, denag melantunkan Talbiyah (Labbayk Allumma Labbayk….dst) hal yang sama ketika para jama’ah haji yang mengitari Ka’bah (thawaf) sebanyak 7 kali dengan Ka’bah berada di sebelah kiri atau berlawanan arah jarum jam…. Ini beliau lakukan setiap harinya secara rutin. Setelah uangnya lumayan banyak, beliau menyimpannya di Bank.
Al hasil,, usaha beliau menghasilkan sesuatu yang menggembirakan, beliau berhasil melaksanakan ibadah hajinya dari uang celengan tersebut….
Suatu pelajaran tentang kekuatan mimpi yang sempurna bagi kuw.. Berawal dari mimpi yang sangat kuat dan usaha yang maksimal, beliau berhasil melaksanakan ibadah hajinya.
Mudah – mudahan cerita singkat tersebut bisa membuat teman-teman dan wabil khusus saya,, selalu termotivasi untuk menggapai mimpi kita. Karena orang-orang hebat yang ada di dunia ini, berawal dari sebuah mimpi…

Salam Perjuangan!!!

Kamis, 08 Oktober 2009

“PERBEDAAN KARAKTER”

Ada 10 Karakter Pemenang dan 10 Karakter Pecundang

Ketika pemenang melakukan kesalahan dia berkata "saya salah!"
Ketika pecundang melakukan kesalahan dia berkata, "ini bukan salah saya!"

Pemenang berkata, "saya sudah baik, tapi saya bisa lebih baik lagi!"
Pecundang berkata, "saya tidak sejelek orang lain!"

Pemenang mencoba belajar dari setiap orang yang lebih baik dari pada dia.
Pecundang selalu mencoba menjatuhkan orang lain dengan berbagai cara.

Pemenang berkata, "mari saya kerjakan ini untuk anda!"
Pecundang berkata, "itu bukan pekerjaan saya!"

Pemenang berkata, "pasti ada cara lebih baik mengerjakannya!"
Pecundang berkata, "begitulah biasanya dikerjakan disini!"

Pemenang berkata, "ini sulit tapi mungkin!"
Pecundang berkata, "ini mungkin tapi sangat sulit untuk mengerjakan!"

Pemenang selalu mempunyai rencana-rencana.
Pecundang selalu mencari alasan.

Pemenang mempunyai komitmen-komitmen.
Pecundang hanya berjanji-janji saja.

Pemenang selalu menjadi bagian dari jawaban.
Pecundang selalu menjadi bagian dari masalah.

Pemenang tuntas memecahkan masalah.
Pecundang selalu tanggung-tanggung & tidak pernah memecahkan masalah.

Sekarang kita uda teu mana yang pemenang mana yang pecundang,,silahkan intropeksi diri siapakah kita sebenarnya???pemenangkah???pecundangkah???

Hanya diri kita yang tau ……

Jumat, 18 September 2009

Kekuatan Mimpi Part I

Mungkin Anda sudah sering mendengar hal ini, yaitu perlunya kita bermimpi agar apa yang kita inginkan bisa menjadi kenyataan. Telah banyak tulisan, buku, bahkan dalam media visual yang mengulas mengenai hal ini. Bagaimana informasi tersebut dengan gamblang mengenai kekuatan yaitu bahwa dengan apa yang kita inginkan, lakukanlah dengan bermimpi terlebih dahulu. Bagi Anda yang kebetulan belum menerapkannya, tentu menganggap hal ini tidak masuk akal dan hanya guyonan belaka. Apa iya dengan bermimpi, semuanya akan menjadi kenyataan??

e-tipers, mungkin apa yang Anda yang punyai saat ini, adalah impian Anda pada masa lalu. Impian menjadi kenyataan. Impian bisa menjadi kenyataan, tentu harus dibarengi dengan tindakan. Anda pasti setuju, jika impian tanpa tindakan tentu tidak menghasilkan impian tersebut menjadi kenyataan. Bagaimana Anda bisa mendapatkan apa yang Anda inginkan, jika Anda memang ber’mimpi’ dalam arti sebenarnya.

Baik jika teori bahwa dengan bermimpi, kita bisa mendapatkan semuanya kenapa saya tidak mencoba saja. Lalu Anda segera Anda mengambil keputusan untuk bermimpi, memantapkan keinginan Anda dalam sebuah mimpi. Segala keinginan Anda mulai Anda sebutkan satu persatu. Anda bermimpi mempunya rumah yang besar, istri yang cantik, suami yang kaya, banyak mobil, bisa berpergian kemana saja dan lain-lain. Pertanyaan berikutnya adalah, apakah mimpi itu akan menjadi kenyataan? Tidak! Jika Anda tidak merealisasikannya dalam tindakan apapun. Tapi Iya, jika Anda selalu berpikir reaktif untuk mewujudkan mimpi tersebut.

Jadi apa fungsi mimpi disini? Fungsi mimpi adalah sebagai alarm dan jembatan untuk meraih apa yang kita dapatkan. Mimpi sebagai alarm adalah agar Anda selalu konsisten dan penuh ketekunan untuk mereliasasikannya. Dalam Anda menggapai mimpi tersebut, pasti akan begitu banyak halangan, hamabtanyang akan Anda jumpai. Sebuah halangan baik kecil atau besar yang dapat meruntuhkan nyali Anda. Nah jika Anda tidak mengingat kembali, apa Mimpi Anda, tentu Anda akan segera melupakan mimpi Anda tersebut dan segera mengambil keputusan bahwa mimpi itu tidak akan pernah berhasil dan diwujudkan karena Anda telah terjebak pada pemikiran yang segera memutuskan impian Anda dengan keinginan Anda.

Nah disinilah arti, mimpi sebagai alarm (pengingat) Anda. Jadi di saat Anda mulai putus asa, coba ingatlah kembali mimpi Anda tersebut. Bangkitkan kembali semangat Anda untuk mewujudkan mimpi tersebut. Dengan mengingat kembali, itu akan membuat Anda bertambah kuat dan termotivasi. Dan ketika Anda berhasil untuk mewujudkan mimpi tersebut, sadarilah bahwa kenapa Anda bisa berhasil mewujudkannya adalah tiada lain, karena mimpi Anda menuntun untuk menjadikannya sebuah kenyataan, karena mimpi adalah jembatan antara imajinasi menjadi realita. So, let’s dream!